Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cegah Penyebaran TBC, Puskesmas Kokop dan Pemdes Tlokoh Gelar Ronsen Gratis bagi 100 Peserta

Jumat, 23 Oktober 2026 | Oktober 23, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T11:27:00Z

BANGKALAN,-TERKINI69NEWS.ID,-Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tuberkulosis (TBC), UPT Puskesmas Kokop, Kabupaten Bangkalan, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tlokoh akan menggelar kegiatan Ronsen Gratis dan Tracing TBC Terintegrasi CKG pada Sabtu, 31 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Rumah Kepala Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Program ini menyediakan kuota terbatas bagi 100 peserta, dengan sejumlah fasilitas berupa uang transportasi, makanan ringan gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis sesuai ketentuan kegiatan.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit TBC. Melalui pemeriksaan dan penelusuran kasus secara terintegrasi, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini dan penanganan TBC secara tepat.(23/10/26).


Kepala UPT Puskesmas Kokop, Bangkalan, Hj. Zaitun Ermawati, S.ST., Bd., M.Kes., menegaskan bahwa pencegahan dan pengendalian TBC membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan, pemerintah desa, keluarga, serta seluruh lapisan masyarakat.


Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah penting untuk membantu menemukan dugaan kasus TBC sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai prosedur medis.


“Melalui kegiatan ronsen gratis dan tracing TBC ini, kami ingin mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Kami berharap warga dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatannya,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa penyakit TBC perlu mendapatkan perhatian bersama karena dapat menular melalui udara. Oleh sebab itu, edukasi, pemeriksaan, dan tindak lanjut medis menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian penyakit tersebut.


“Kami mengajak masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC, seperti batuk berkepanjangan, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.


Lebih lanjut, Hj. Zaitun berharap kerja sama antara Puskesmas Kokop dan Pemerintah Desa Tlokoh dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.


“Penanggulangan TBC tidak bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan saja. Dukungan pemerintah desa dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya pencegahan, penemuan kasus, serta pengobatan dapat berjalan dengan baik. Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan bebas TBC,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Desa Tlokoh, Ghufron, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan Puskesmas merupakan langkah positif untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga.


Ia menilai bahwa kegiatan yang dilaksanakan langsung di lingkungan desa dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan layanan kesehatan dengan lebih mudah.


“Kami dari Pemerintah Desa Tlokoh mendukung penuh kegiatan ini. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama untuk mengetahui kondisi kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit TBC,” ungkap Ghufron.


Ia juga mengajak perangkat desa, para bidan, serta unsur masyarakat untuk turut menyosialisasikan kegiatan tersebut agar informasi mengenai pelaksanaan pemeriksaan dapat menjangkau warga secara luas.


“Kami mengimbau warga Desa Tlokoh untuk berpartisipasi aktif dan berkoordinasi dengan bidan desa maupun aparat setempat. Karena kuota yang tersedia terbatas, masyarakat diharapkan segera mencari informasi mengenai pendaftaran dan persyaratan keikutsertaan,” jelasnya.


Ghufron berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan penyakit harus dimulai dari kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.


“Harapan kami, melalui kerja sama ini masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, tidak malu untuk memeriksakan diri, dan saling mengingatkan pentingnya pencegahan TBC. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Tlokoh,” pungkasnya.


Sehat Bersama, Wujudkan Masyarakat Bebas TBC.


(Red)
×
Berita Terbaru Update