SURABAYA,-TERKINI69NEWS,-Warga Jalan Wonokusumo Jaya, Surabaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 04.15 WIB dini hari.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang menghadap ke arah selatan sekitar pukul 04.15 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga meninggal dunia akibat luka bacok di bagian perut yang mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan berat.
Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan.
“Begitu menerima laporan, kami bersama piket fungsi langsung mendatangi TKP dan mengamankan lokasi,” ujar Kompol Herry Iswanto.
Identitas korban hingga kini belum diketahui. Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas diri. Namun di sekitar lokasi, petugas menemukan satu unit sepeda motor jenis Stelo warna abu-abu dengan nomor polisi L 5506 DAM yang diduga milik korban. Motor tersebut ditemukan dalam kondisi terparkir menggunakan standar samping, tidak jauh dari posisi korban tergeletak
Sejumlah pihak turut hadir di lokasi kejadian, di antaranya Kapolsek Semampir, personel Pamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Inafis, piket fungsi Polsek Semampir, BPBD Kota Surabaya, serta Satpol PP Kecamatan Semampir.
Tiga orang saksi telah dimintai keterangan oleh petugas, yakni penjaga warkop, warga sekitar, serta saksi lain yang berada di lokasi saat kejadian.
Sekitar pukul 05.42 WIB, ambulans dari Pemkot Surabaya tiba di TKP. Selanjutnya, pada pukul 06.15 WIB, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kami masih mendalami motif serta pelaku dugaan penganiayaan ini,” tambah Kapolsek.
Selama proses penanganan dan pengamanan TKP, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas korban maupun peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib.
(Nurdina)

