Jakarta,–Peristiwa penyiraman air keras terhadap seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di Jakarta beberapa hari lalu masih menyisakan duka sekaligus memicu kemarahan di tengah masyarakat. Insiden tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap kebebasan bersuara serta keselamatan para pegiat hak asasi manusia di Indonesia.
Pimpinan media online Terkini69News menegaskan bahwa kasus ini harus diusut secara tuntas dan transparan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap aktivis tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi serta perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.(16/3/26).
Sejumlah kalangan menilai tindakan kekerasan tersebut sebagai simbol upaya pembungkaman terhadap aktivisme dan kritik sosial.
Serangan itu juga memunculkan kekhawatiran bahwa ruang demokrasi dan suara rakyat dapat terancam apabila kasus serupa tidak ditangani secara serius oleh pihak berwenang.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat penegak hukum diharapkan mampu mengungkap pelaku beserta motif di balik serangan tersebut secara transparan dan menyeluruh, sehingga memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjamin perlindungan bagi para pegiat hak asasi manusia di Indonesia.
(Holis kabiro)
