Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tahlilan dan Yasinan: Tradisi Mendoakan 1000 Hari Almarhumah Ibu Hanimah binti Nasrudin

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T12:41:00Z

SURABAYA,-TERKINI69NEWS.ID,-Tahlilan dan Yasinan merupakan tradisi keagamaan yang umum dilakukan oleh sebagian masyarakat Muslim di Indonesia sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada orang yang telah meninggal dunia. Tradisi ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum atau almarhumah.



Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendoakan almarhumah Ibu Hanimah binti Nasrudin,v yang beralamat di Bulak Banteng Baru, Gang Kemuning 2/57, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.(20/6/26).



Umumnya, tahlilan dan Yasinan dimulai sejak malam pertama setelah wafat dan dilanjutkan pada waktu-waktu tertentu yang telah menjadi tradisi di masyarakat, seperti hari ke-7, hari ke-40, hari ke-100, hingga hari ke-1000. Dalam budaya Jawa, momen tersebut sering dikenal dengan istilah mitung dino, matangpuluh, nyatus, dan nyewu.





Pada malam pertama hingga malam ketujuh, keluarga, kerabat, serta para tetangga dan anggota media online terkini69News dan ketua LSM lembah Asiah Bambang Handoko,biasanya berkumpul di rumah duka untuk mengikuti rangkaian doa bersama. 



Acara diisi dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, dzikir, sholawat, serta doa-doa yang dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.



Selain sebagai bentuk ibadah dan doa, kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan agar tetap diberi ketabahan dan kekuatan.
Semoga almarhumah Ibu Hanimah binti Nasrudin memperoleh rahmat, ampunan, dan husnul khatimah. Aamiin.




(Salim/Dali)

×
Berita Terbaru Update