Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pondok Pesantren Asemtojuk Gelar Peringatan 1.000 Hari Wafat Almarhum H. Kholil bin Ahmad

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T06:37:21Z

SAMPANG,-TERKINI69NEWS.ID,-Pondok Pesantren Asemtojuk, Ombul, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, menggelar peringatan 1.000 hari wafatnya Ayahanda tercinta, Almarhum H. Kholil bin Ahmad, yang wafat pada Jumat, 20 Rabiul Awal 1445 Hijriah. Kedatangan para tamu disambut dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh para ustadz Pondok Pesantren Asemtojuk, menciptakan suasana penuh khidmat dan religius.Pada hari Jum'at (17/7/26). siang lepas Jum'at.




Acara ini dihadiri para kiyai, ustadz, santri, tokoh agama, keluarga besar almarhum, serta masyarakat yang bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.



Tradisi memperingati 1.000 hari wafat atau yang dikenal dalam budaya Jawa sebagai Nyewu merupakan bentuk penghormatan sekaligus doa kepada orang yang telah meninggal dunia. Tradisi ini menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk mengenang jasa-jasa almarhum serta memperkuat nilai kebersamaan dalam bingkai silaturahmi.



Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, Surat Yasin, tahlil, sholawat, dan doa bersama. Selain sebagai ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antara para kiyai dari luar kota dan kiyai dari Kediri, santri, keluarga, dan masyarakat sekitar.




Dalam tradisi masyarakat Jawa, peringatan Nyewu merupakan penutup rangkaian doa yang sebelumnya diawali dengan peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, hingga satu tahun wafat seseorang. Pelaksanaannya didasarkan pada perhitungan kalender Jawa yang telah diwariskan secara turun-temurun.



Keluarga besar Almarhum H. Kholil bin Ahmad berharap seluruh doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah dan wasilah agar almarhum memperoleh rahmat serta ampunan Allah SWT. Mereka juga memohon agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, kesehatan, dan keberkahan.





Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam akan pentingnya mendoakan orang-orang yang telah mendahului kita, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan menjaga tradisi keagamaan yang penuh nilai kebersamaan.





(ROUF KORLAP SAMPANG)

×
Berita Terbaru Update