Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Proyek Infrastruktur Pertanian APBN Rp195 Juta di Kapasan Baturasang Retak, Masyarakat Minta Pemeriksaan Lapangan

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T07:50:00Z



SAMPANG,-TERKINI69NEWS.ID,- Proyek pembangunan infrastruktur pertanian berbasis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp195 juta di Desa Kapasan Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, kembali menjadi sorotan masyarakat.



Pasalnya, proyek yang disebut belum genap satu bulan selesai tersebut dilaporkan sudah mengalami keretakan pada sejumlah bagian bangunan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan dan proses pelaksanaannya.(30/8/26).



Warga meminta pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Sampang, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi proyek secara nyata dan melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan.




“Proyek senilai Rp195 juta jangan dibuat sembarangan. Kalau belum satu bulan sudah retak parah, kami meminta pemerintah turun langsung ke lokasi agar bisa melihat dan mengetahui kondisi sebenarnya,” ujar salah seorang warga.



Masyarakat juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum dalam proses pekerjaan. Namun, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.


Sebelumnya, nama Juheri, anggota DPRD dari Partai NasDem, disebut-sebut oleh masyarakat dalam kaitannya dengan proyek tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan terkait tudingan tersebut.


Masyarakat berharap pemerintah maupun instansi teknis segera melakukan uji kualitas dan pemeriksaan fisik terhadap proyek agar penggunaan anggaran negara dapat dipertanggungjawabkan dan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi petani.



“Anggaran Rp195 juta bukan uang sedikit. Kami berharap proyek ini dikerjakan sesuai spesifikasi dan tidak asal jadi,” tegas warga.



Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pelaksana proyek, pihak terkait, maupun Juheri untuk memberikan penjelasan atas pemberitaan ini.




(Red)

×
Berita Terbaru Update