Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Temukan Jalan Rabat Beton Poros Desa Di Bira Tengah Yang Baru Dibangun Di Tahun 2025, Sudah Terkelupas Diduga Tidak Sesuai Spekulasi

Selasa, 23 Desember 2025 | Desember 23, 2025 WIB Last Updated 2025-12-23T16:39:31Z




Sampang,-Ketidak Sesuaian Pembangunan Jalan Poros Desa Bira tengah di dusun polai daya  Kecamatan sokobanah kabupaten Sampang Madura Jawa timur. Terlihat jelas Jalan rabat beton tersebut, Yang baru di bangun beberapa bulan sudah amburadul ngebul dan banyak yang sudah terkelupas, Patut diduga Pengerjaan dikerjakan asal-asalan dan memanipulasi matrial.


jenis kegiatan rabat beton, Volume : 3.00x44.00 MT =10 CM : 2.50x42.00 MT= 10 CM lokasi kegiatan di dusun polai daya, Anggaran : Rp.45.972.300.00, yang bersumber dari DD 2025. pelaksana Tim pelaksana (pk) desa Bira Tengah kegiatan jalan rambat beton. 





Hasil pantauan awak media dilapangan, “Bahwa benar adanya Jalan poros tersebut memang Sudah terlihat jelas keadaannya sudah Murudul seolah kurang semen, dan kebanyakan pasir dan batu splitnya saja.



Sehingga batu-batu nya sudah muncul ke permukaan, Dengan anggaran sebesar itu, tidak sepantasnya kondisi jalan sudah rusak Kalo memang sesuai dengan anggaran yang di anggarkan.



“Dan yang menjadi keanehan kenapa Camat Sokobanah bisa memberikan sertifikasi sedangkan pembangunan nya kurang sesuai, apakah ada udang di balik bakwan? Sindirnya.



Tidak hanya itu, hal ini pun menjadi perbincangan Warga seputar, ” ya pak menurut kami ini jalan kurang maksimal, dan bahan-bahan nya pun kurang terutama dibagian semen, masa baru beberapa bulan saja di bangun, sudah seperti ini, Mana ngebul lagi, inimah seperti tidak memakai semen saja, padahal sudah jelas anggaran yang terpampang di papan proyek, itu agak lumayan sekali jumlahnya.



"Tidak pantas lah jalan baru beres sudah seperti ini, ya kami mah hanya masyarakat biasa pak jadi kami tidak bisa komentar ataupun menegur pihak pelaksana, ya harapan kami ingin sekali jalan dilingkungan kami ini bagus, karena anggaran yang di anggarkan ini duit dari kami juga dari hasil pembayaran pajak rakyat,” ucapnya. Dengan nada kesal.



Saat awak media mencoba Mengonfirmasi PJ Kades (Deni) melalui sambungan, WhatsApp-nya, Namun sangat disayangkan WhatsApp milik PJ kades tersebut tak kunjung aktif entah apakah memang sengaja tidak diaktifkan oleh PJ kades tersebut.



Maka temuan tersebut harus ditindak sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku di negara Republik Indonesia.



Bersambung 


(Tim Ridio)
×
Berita Terbaru Update