Sampang,–Bagi warga Kampung Kateng Dhelem Tambak Omben, Desa Tambak, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, jalan bukan sekadar jalur penghubung. Jalan menjadi penanda apakah negara benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Namun kenyataannya, sudah lebih dari 15 tahun jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer itu masih berupa hamparan batu yang licin, berlubang, dan kerap tergenang saat hujan turun.
Kondisi tersebut membuat warga harus ekstra hati-hati setiap melintas. Terutama saat musim hujan, ketika bebatuan di jalan menjadi basah dan sangat licin sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.(11/3/26).
Ironisnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga menuju Kecamatan Omben, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pelayanan publik terdekat bagi masyarakat setempat.
“Sudah lama sekali jalan ini rusak. Setiap hujan turun, jalannya licin sekali. Sampai sekarang juga belum pernah diaspal,” ujarnya kepada wartawan.
Sementara itu, saat wartawan mencoba meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Tambak terkait penggunaan Dana Desa yang turun sejak tahun 2021 hingga 2025, upaya tersebut tidak mendapatkan respons.
Alih-alih memberikan penjelasan, nomor WhatsApp wartawan justru diblokir oleh oknum kepala desa, sehingga upaya konfirmasi tidak dapat dilanjutkan.
Warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki akses jalan tersebut, mengingat jalan itu sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
(RIDOI KABIRO)

