SAMPANG,-TERKINI69NEWS.ID – Jalan di Kampung Kateng Dhelem Tambak Omben, Desa Tambak, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, bukan sekadar jalur penghubung. Jalan tersebut menjadi penanda apakah negara benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Sayangnya, sudah lebih dari dua dekade jalan sepanjang sekitar lima kilometer itu hanya berupa hamparan batu licin yang basah dan penuh lubang, seolah menanti korban berikutnya.
Jalan ini merupakan satu-satunya akses warga menuju Kecamatan Omben serta pusat aktivitas ekonomi dan layanan publik terdekat di Kabupaten Sampang. Namun, yang dihadapi warga setiap hari bukanlah kenyamanan, melainkan rasa cemas dan kekhawatiran.
Kondisi semakin berbahaya saat hujan turun. Bebatuan di badan jalan menjadi sangat licin sehingga sering menyebabkan pengendara terjatuh.
“Kalau hujan, motor sering jatuh. Malam hari juga gelap karena tidak ada lampu penerangan. Kami benar-benar was-was setiap hari,” ujar salah seorang warga setempat kepada wartawan Terkini69News, Jumat malam (13/3/2026).
Keluhan mengenai rusaknya jalan tersebut bukanlah hal baru bagi masyarakat desa. Warga mengaku sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah desa, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang nyata.
“Kami seperti berbicara ke tembok. Sudah capek menyampaikan, tapi tidak juga direspons,” ungkapnya.
Ironisnya, setiap tahun desa tersebut menerima kucuran dana dari pemerintah pusat melalui program Dana Desa. Namun jalan yang menjadi nadi kehidupan masyarakat justru belum tersentuh pembangunan yang layak.
Kondisi ini membuat warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah agar akses utama masyarakat tersebut segera diperbaiki demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga sehari-hari.
(Rst/Ridoi/Kabiro)
