Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

TAGANA Kota Surabaya Tingkatkan Kemampuan Water Rescue Melalui Pelatihan Pencarian Korban Tenggelam

Jumat, 29 Mei 2026 | Mei 29, 2026 WIB Last Updated 2026-05-30T04:07:00Z


SURABAYA,-TERKINI69NEWS.ID,-Pelatihan teknik pencarian korban tenggelam yang diselenggarakan oleh TAGANA (Taruna Siaga Bencana) Kota Surabaya difokuskan pada peningkatan keterampilan water rescue atau penyelamatan di perairan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel 



TAGANA dalam menghadapi situasi bencana, khususnya yang berkaitan dengan penyelamatan korban di air.
Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) ini digelar di kawasan Sungai Taman Tirta Ngagel, Surabaya, mulai pukul 08.00 WIB. Acara diawali dengan sambutan, pengarahan, serta pembukaan resmi oleh Pembina TAGANA Kota Surabaya, Edi Siswanto.




Koordinator TAGANA Kota Surabaya, Sigit Ari Ekianto, menjelaskan bahwa pelatihan water rescue tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan anggota TAGANA dalam penanganan bencana, khususnya operasi penyelamatan di wilayah perairan.



Dalam sambutannya, Edi Siswanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TAGANA Kota 
Surabaya yang selama ini selalu sigap dalam merespons berbagai kejadian bencana. Ia juga mengapresiasi semangat para anggota yang terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan melalui berbagai pelatihan.



“Terima kasih kepada TAGANA Kota Surabaya yang senantiasa siap siaga dalam merespons bencana serta memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan melalui kegiatan pelatihan seperti ini,” ujarnya.




Materi penyelamatan di air (Water Rescue) disampaikan oleh instruktur dari Basarnas Surabaya, Johan. Dalam paparannya, Johan menekankan pentingnya penguasaan teknik penyelamatan korban di air secara benar dan sesuai prosedur.



“Penyelamatan di air sangat berisiko dan berbahaya apabila tidak dilakukan dengan tepat, karena penolong bisa ikut menjadi korban tenggelam. Sebelum melaksanakan tindakan penyelamatan, petugas TAGANA wajib melakukan pemanasan fisik untuk menghindari kram otot,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Edi Siswanto berharap seluruh anggota TAGANA Kota Surabaya semakin terampil, profesional, dan siap diterjunkan dalam berbagai operasi penyelamatan saat terjadi bencana.




“Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diaplikasikan secara maksimal di lapangan sehingga mampu memberikan pertolongan yang cepat, tepat, dan aman kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.



(SLH)
×
Berita Terbaru Update